Posted November 17, 2022

Mengenal 4 Warna Baru Plat Nomor Kendaraan

JAKARTA - Mulai Juni 2022 lalu, pelat nomor kendaraan warna putih mulai berlaku. Kebijakan ini diperuntukkan bagi kendaraan bermotor pribadi dan akan dilakukan secara bertahap. Untuk info lebih lengkapnya, yuk disimak artikel berikut, Sob.

Seperti yang kita ketahui, baik mobil ataupun sepeda motor wajib memiliki pelat nomor atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) karena berfungsi sebagai kode identitas. Selain itu, penggunaan pelat nomor juga menandakan bahwa kendaraan bermotor yang digunakan telah mendapatkan izin jalan dari kepolisian.

Sebelumnya, di Indonesia pelat nomor kendaraan miliki pribadi menggunakan warna dasar hitam dengan tulisan putih. Namun aturan warna tersebut telah mengalami perubahan. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai kebijakan perubahan warna pelat nomor kendaraan menjadi putih.

 

Pelat nomor kendaraan warna putih berlaku mulai Juni 2022

Peraturan terkait perubahan warna pelat nomor kendaraan dari warna hitam menjadi putih sudah diteken oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo pada tanggal 5 Mei 2021. Meskipun begitu, rencana perubahan warna pelat nomor kendaraan sebenarnya sudah dirancang sejak 2014. Setelah melalui beberapa kajian dan persiapan, pada akhirnya penerapan warna dasar baru untuk pelat kendaraan bermotor mulai dijalankan pada Juni 2022.

Kajian tersebut dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Polri (Perpol) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi (Regident) Kendaraan Bermotor yaitu Pasal 45 Ayat 1 sebagai berikut :

a. Putih, tulisan hitam untuk ranmor perseorangan, badan hukum, perwakilan negara asing atau kedutaan besar, dan Badan Internasional.

b. Kuning, tulisan hitam untuk ranmor angkutan umum atau transportasi publik.

c. Merah, tulisan putih untuk ranmor instansi pemerintahan.

d. Hijau, tulisan hitam untuk ranmor di kawasan perdagangan bebas yang mendapatkan bebas bea masuk dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

e. Selain itu, pada Pasal 45 Ayat 2 juga dijelaskan bahwa warna TNKB sebagaimana dimaksud pada Ayat 1 ditambahkan tanda khusus untuk ranmor listrik yang ditetapkan dengan Keputusan Kakorlantas Polri.

 

Mengapa pelat nomor berubah warna menjadi putih?

Pelat nomor kendaraan pribadi di Indonesia sudah lama menggunakan warna dasar hitam dengan tulisan putih, namun di tahun 2022 Korlantas Polri memutuskan untuk mengganti warna dasar pelat menjadi putih dengan tulisan berwarna hitam. Alasan perubahan warna dasar putih ini dilakukan untuk mendukung program tilang elektronik atau disebut juga dengan Electric Traffic Law Enforcement (ETLE).

Seperti kita ketahui, tilang elektronik sudah mulai diberlakukan sejak tahun 2021 lalu. Sistem tilang yang baru ini memanfaatkan kinerja dari kamera Closed-circuit Television (CCTV) sebagai pengawas pelanggaran lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Meskipun demikian, teknologi kamera yang digunakan pada sistem tilang elektronik tersebut masih mengalami kesulitan saat harus mengidentifikasi kode pada pelat nomor hitam dengan warna teks putih.

Kamera ETLE yang digunakan terkadang salah membaca kode, seperti angka 5 menjadi huruf S atau angka 1 menjadi huruf I. Padahal hasil tangkapan kamera ETLE tersebut dipergunakan sebagai alat untuk melakukan tilang elektronik. Oleh karena itulah, perubahan warna dasar pelat nomor kendaraan dilakukan.

Selain itu, perlu Sobat ketahui bahwa pemilihan warna putih dilakukan dengan mengkaji beberapa negara yang sebelumnya sudah menerapkan sistem tilang elektronik seperti Malaysia, Jerman, dan Amerika Serikat. Pada umumnya kendaraan di negara-negara tersebut menggunakan pelat berwarna putih untuk menghindari kesalahan identifikasi pada kamera ETLE.

Dengan mengeluarkan kebijakan perubahan warna ini, diharapkan dapat membuat kamera ETLE bekerja secara lebih akurat ketika mengidentifikasikan kode kendaraan sehingga sistem tilang elektronik bisa dijalankan dengan baik.

 

Kapan harus ganti pelat nomor dengan warna putih?

Pelat nomor kendaraan warna putih memang mulai berlaku sejak Juni 2022, namun hal tersebut akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, penerapan pelat nomor putih akan dilakukan pada kendaraan baru daftar, perpanjangan STNK 5 tahunan, balik nama, atau kendaraan yang mengalami perubahan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB). Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak merasa dirugikan karena harus mengganti pelat nomor kendaraan dengan warna yang baru sementara masa berlakunya masih panjang. Sobat juga tidak perlu khawatir karena semua jenis TNKB yang terdaftar masih tetap berlaku pada tahap awal kebijakan alias masih legal.

Meski begitu, masyarakat dapat mengganti pelat nomor kendaraannya menjadi putih tanpa harus menunggu masa berlaku TNKB-nya habis. Masyarakat yang ingin mengganti pelat kendaraannya sebelum masa TNKB-nya habis tetap harus menanggung biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) sesuai dengan peraturan.

 

Berapa biaya ganti pelat nomor kendaraan warna putih?

Saat kebijakan baru ini dikeluarkan, sebagian masyarakat mungkin akan mengkhawatirkan jika ada kenaikan biaya PNBP. Namun Kasubdit STNK Korps Lalu Lintas Kepolisian Indonesia, Komisaris Besar Polisi Taslim Chairuddin mengatakan bahwa tarif pencetakan TNKB masih sesuai dengan biaya PNBP.

Jadi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang jenis dan tarif atas PNBP yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia maka biaya yang perlu dikeluarkan adalah sebagai berikut :

1. Penerbitan STNK untuk kendaraan bermotor roda dua atau roda tiga :

- STNK baru = Rp 100.000

- STNK perpanjangan per 5 tahun = Rp 100.000

2. Penerbitan STNK untuk kendaraan bermotor roda empat :

- STNK baru = Rp 200.000

- STNK perpanjangan per 5 tahun = Rp 200.000

3. Penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) :

- Kendaraan bermotor roda dua atau roda tiga = Rp 60.000 per pasang

- Kendaraan bermotor roda empat atau lebih = Rp 100.000 per pasang

 

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, perubahan warna dasar pelat kendaraan dari hitam menjadi putih akan dilakukan secara bertahap. Jika Sobat saat ini berencana untuk membeli sepeda motor baru, kemungkinan besar Sobat akan mendapatkan pelat kendaraan berwarna putih. Namun apabila Sobat membeli sepeda motor bekas yang memiliki pelat kendaraan berwarna hitam dengan masa berlaku yang masih panjang maka hal tersebut masih tetap legal digunakan.

 

#nusantarasaktigroup #artikelnsgroup #pelatnomorkendaraan #warnabarupelatnomorkendaraan #tnkb

Share: