Posted

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: strtotime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone.

Filename: views/news_event_detail_view.php

Line Number: 20

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone.

Filename: views/news_event_detail_view.php

Line Number: 20

April 27, 2023

Motor Tetap Prima Setelah Dipakai Mudik

JAKARTA - Keseruan momen saat Lebaran mengunjungi rumah sanak saudara atau pulang ke kampung halaman membuat banyak orang rela berkendara menempuh jarak hingga puluhan atau bahkan ratusan kilometer. Untuk beraktivitas di momen pelepas rindu ini, sepeda motor menjadi salah satu moda transportasi yang banyak digunakan. Namun setelah dipakai banyak aktivitas dan menempuh perjalanan jauh, berikut ini ada tips dari Kepala Bengkel AHASS Nusantara Sakti agar kondisi sepeda motor kesayangan tetap terjaga prima.

 

1. Mencuci motor

Setelah sepeda motor menempuh jarak jauh, tidak dipungkiri bahwa kotoran akan menempel di bodi atau bagian-bagian yang sulit dijangkau seperti area bawah motor atau area mesin. Untuk menghindari kerak yang menempel pada sepeda motor, maka sebaiknya sepeda motor segera dicuci. Bilas seluruh bagian sepeda motor terlebih dahulu untuk merontokan kotoran-kotoran yang menempel, lalu usap seluruh bagian sepeda motor dengan sabun khusus dan spon lembut. Untuk bagian yang sulit dijangkau dapat menggunakan sikat. Setelah itu bilas kembali sepeda motor dengan air bersih dan lap hingga mengering.

 

2. Ganti oli

Setelah menempuh perjalanan jauh, disarankan untuk melakukan penggantian oli mesin untuk tetap menjaga performa sepeda motor tetap prima. Untuk oli mesin, direkomendasikan melakukan penggantian setiap 3.000 km atau sesuai dengan jadwal yang ada pada buku service. Selain oli mesin, oli yang perlu dicek juga adalah oli gear atau oli gardan, terutama di sepeda motor bertransmisi matic. Sementara untuk oli matic masa pergantiannya yaitu setiap 8.000 km.

 

3. Pengecekan filter udara

Dalam melakukan perjalanan jauh pasti banyak kotoran atau debu yang menempel pada sepeda motor, termasuk pada bagian filter udara. Kondisi saringan udara yang kotor akan membuat sepeda motor menjadi tidak bertenaga dan boros bahan bakar. Lakukan pengecekan filter udara apabila kondisinya sangat kotor dan gantilah dengan yang baru. Untuk pergantiannya dilakukan setiap 12.000 km, dan untuk pengecekan sebaiknya dilakukan lebih sering jika sepeda motor dikendarai di daerah yang basah atau berdebu.

 

4. Pengecekan busi
Lakukan pengecekan busi setiap 4.000 km dan ganti setiap 8.000 km. Jika busi masih dalam keadaan bagus, lakukan pembersihan busi itu sendiri. Akan tetapi, bila ada sedikit saja indikasi busi motor mengalami kendala sebaiknya Sobat menggantinya dengan busi yang baru sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

 

5. Rem tetap berfungsi normal

Sebagai pengendali kecepatan di sepeda motor, rem memiliki peran penting terutama dalam sektor keselamatan. Intensitas pengereman yang tinggi pada saat melakukan perjalanan jauh membuat rem cepat aus. Khususnya kampas rem yang mulai menipis. Bila kampas rem sudah mulai mengindikasikan habis atau tipis, maka segera ganti dengan yang baru. Namun, jika kondisi kampas rem masih bagus, tetap perlu dibersihkan agar area pengereman terhindar dari kotoran atau pasir yang dapat menghambat proses pengereman.

 

6. Cek kondisi ban

Pemeriksaan secara rutin kondisi tekanan ban serta kondisi ban itu menjadi kunci dalam berkendara yang aman dan nyaman. Ban yang sudah tipis karena habis terpakai dapat membahayakan bagi pengendara. Secara petunjuk pemakaian, cek kondisi ban setiap 4.000 km, jika kurang bagus segera ganti dan tentunya dengan tekanan udara yang sesuai spesifikasi dari ban tersebut.

 

7. Gear sprocket dan rantai

Untuk tipe sepeda motor bertransmisi manual, cek kondisi gear dan rantai apakah kendur atau terlalu kencang. Rantai yang terlalu kendor atau kencang dapat merusak beberapa sistem gear serta membahayakan. Untuk tipe matik, dapat cek di bagian CVT dan v-beltnya. Sementara lakukan pengecekan setiap 8.000 km dan pergantian v-belt setiap 24.000 km, jika sudah masuk di waktu tersebut disarankan untuk segera diganti.

 

Pengecekan untuk sepeda motor yang telah melakukan perjalanan jauh tidak semata-mata hanya untuk menjaga performa sepeda motor tetap optimal, namun juga dapat menjaga keselamatan pengendara dalam menggunakan sepeda motor kesayangannya. Apabila memerlukan pergantian parts dan pengecekan lebih detail, mekanik AHASS Nusantara Sakti siap membantu menjaga performa sepeda motor Honda tetap prima.

 

#nusantarasaktigroup #artikelnsgroup #perawatansepedamotor #bengkelahass #mudik #perawatanmotorsetelahmudik

Share:


RECENT POST