NEWS & EVENT

Posted May 19, 2022

Penyebab CVT Gredek

JAKARTA - Motor jenis skuter matik hingga kini masih diminati oleh banyak masyarakat Indonesia. Dengan cara pengoperasian yang mudah, hanya tinggal membuka selonsong gas tanpa perlu mengganti gigi, jadi salah satu alasannya. Kemudahan ini berkat jenis transmisi yang digunakan, yaitu Continuosly Variable Transmission (CVT). Komponen transmisi ini terdiri dari dua buah pulley yang dihubungkan dengan V-belt.

 

Cara kerjanya, tenaga dari mesin pemutar pulley depan untuk menggerakkan pulley belakang dan kopling sentrifugal yang menghubungkan ke roda belakang, sehingga motor dapat melaju. Meski terbilang sederhana, namun transmisi jenis ini bukan tanpa masalah. Penyakit "gredek" alias gejala getar kerap dijumpai pada area CVT skuter matik.

 

Kepala Bengkel AHASS Nusantara Sakti, Reza Arsha mengatakan biasanya gejala gredek ditandai dengan getaran yang terasa saat akselerasi atau bukaan gas pertama. "Paling terasa itu waktu di polisi tidur, setelah lampu merah, dan tanjakan. Ditarik gas awal motor jadi bergetar. Apalagi sedang berboncengan, itu gredek atau brebetnya tambah parah lagi."

 

Reza menuturkan  ada beberapa hal penyebab masalah gredek pada CVT di skuter matik Sobat Nusantara. Berikut penjelasan artikelnya :

1. Kampas ganda kotor

Ketika bagian kampas ganda sudah kotor, hal ini akan dapat mempengaruhi kinerja kampas serta mangkok ganda. Hal ini membuat cengkraman atau grip kampas kurang menggigit, sehingga di saat akan naik atau turun tarikan gas terasa getaran dan suara gredek pun timbul.

 

2. Damper/karet kampas ganda mulai mengeras

Umumnya fungsi karet damper pada CVT skuter matik sebagai penahan kampas ganda dan kondisinya haruslah lentur seperti kebanyakan karet penahan pada umumnya. Kondisi karet damper yang mulai mengeras tersebut membuat pergerakan kampas pun tidak sesuai tempatnya, melainkan akan bergerak tidak beraturan dan sedikit goyang. Jika sudah seperti itu, otomatis cengkraman kampas pun tidak akan sekuat di saat damper tersebut dalam kondisi lentur.

 

3. Roller CVT aus atau rusak

Pada motor matik terdapat komponen penting bernama Roller. Fungsinya adalah pelancar pergerakan variator, mengatur besar kecilnya diameter puller serta mengatur akselerasi. Jika kondisi roller sudah mulai aus atau rusak, otomatis suara gredek atau rasa getar pada saat motor dijalankan sudah pasti akan dirasakan.

 

4. Ada kebocoran di seal pulley

Adanya kebocoran pada bagian gemuk (grease) pulley akan membuat suara gredek dan juga getaran pada motor matik pada saat di RPM rendah akan benar-benar terasa. Hal tersebut karena lama kelamaan gemuk akan masuk ke bagian mangkok kampas ganda. Jika dibiarkan, otomatis akan menyebabkan kampas selip karena licin.

 

Cara paling aman untuk mengatasi masalah gejala gredek ini adalah dengan membawa ke bengkel resmi untuk melakukan pembersihan komponen dan rumah CVT. "Servis CVT semuanya dibongkar, kalau diperlukan dilakukan penggantian atau penambahan gemuk CVT, rumah CVT juga dibersihkan. Dan di AHASS Nusantara Sakti kami siap untuk memberikan hasil servis terbaik untuk Sobat-Sobat Nusantara." kata Reza.

Share: